Finis Ke-10 di Catalunya, Jorge Martin Akui Masih Beradaptasi dengan Motor Aprilia

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Jorge Martin mengakui masih membutuhkan waktu untuk memahami karakter motor Aprilia RS-GP usai hanya mampu finis di posisi ke-10 pada balapan utama MotoGP Catalunya 2025, Minggu (7/9). Juara bertahan MotoGP itu masih dalam fase transisi setelah pindah dari Ducati ke Aprilia di awal musim ini.

Martin menyebut motor Aprilia memiliki karakteristik pengereman yang sangat kuat, namun belum sepenuhnya cocok dengan gaya membalapnya yang agresif seperti saat mengendarai Ducati Desmosedici.

“Saya sangat kuat dalam pengereman dengan Aprilia. Mungkin terlalu kuat! Saya bisa menyalip pembalap lain, tetapi saya kehilangan kecepatan di tikungan. Jadi saya harus mengorbankan pengereman untuk mendapatkan kecepatan di area lain,” ujar Martin dikutip dari laman Crash.

Pembalap asal Spanyol itu juga menjelaskan bahwa pendekatan membalapnya kini harus lebih halus dibanding saat bersama Ducati.

“Saya perlu mengerem keras, tapi melepasnya dengan halus lalu memberi sedikit gas. Kalau saya melakukan semuanya agresif seperti di Ducati dulu, semuanya jadi sulit. Jadi stabilitas adalah hal yang harus kami fokuskan,” tambahnya.

Di Catalunya, Martin memulai balapan dari posisi ke-17 setelah kualifikasi yang kurang maksimal. Meski demikian, ia mampu menunjukkan kemajuan saat balapan dengan menyalip beberapa pembalap dan finis di posisi ke-10—hasil yang ia anggap nyaris setara dengan podium, mengingat titik awalnya.

“Posisi ke-10 bagi saya hampir seperti podium. Ritme saya sangat bagus, mungkin ritme ke-4 atau ke-5 terbaik di balapan,” kata Martin.

Baca Juga :   AS Roma Menang 2-0 atas Sassuolo di Stadion Olimpico

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca