WARTABANJAR.COM, JAKARTA – MotoGP Catalunya 2025 menjadi ajang pembuktian sulitnya adaptasi Jorge Martin bersama Aprilia. Juara bertahan MotoGP itu harus puas finis ke-10 setelah berjuang dari posisi start ke-17.
Peralihan dari Ducati ke Aprilia disebut Martin bukan perkara mudah. Karakter pengereman dan akselerasi RS-GP membuatnya harus mengubah gaya balap yang selama ini ia gunakan.
“Saya sangat kuat dalam pengereman dengan Aprilia, mungkin malah terlalu kuat. Tapi saya kehilangan kecepatan di tikungan. Jadi saya perlu mengatur ritme lebih halus,” ujar Martin dalam Crash, Senin (8/9).







