Akibat insiden ini, puluhan jamaah mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit. Mendapatkan informasi tersebut, Menag pun langsung menjenguk korban di Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (PMI) Bogor dan RSUD Kota Bogor.
“Saat saya menjenguk, ada 21 orang yang dirawat di PMI Bogor dan 38 lainnya di RSUD Kota Bogor,” jelasnya.
Selain korban luka, beberapa jamaah dilaporkan wafat. Menag menyampaikan doa dan belasungkawa mendalam.
“Kita doakan semoga husnul khatimah. Mereka wafat saat mengaji dan memperingati Maulid Nabi, insyaallah mendapat syafaat Rasulullah SAW,” ungkap Nasaruddin Umar.
Terkait biaya perawatan, menurut informasi Kepala Kantor Kemenag Bogor, seluruh korban akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) juga akan memberikan santunan kepada keluarga korban.
“Semoga tragedi ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih memperhatikan kualitas pembangunan rumah ibadah agar aman digunakan jamaah,” kata Menag. (Wartabanjar.com/rilis)
Editor Restu







