Kekecewaan penonton berubah menjadi amuk massa. Suporter melempar botol, kursi, hingga membakar bagian arena. Video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan lapangan penuh asap, fasilitas hancur, dan penonton berhamburan menyelamatkan diri.
Hingga berita ini diturunkan, panitia belum memberikan klarifikasi maupun permintaan maaf. Aparat keamanan terpaksa turun tangan membubarkan massa. Kerugian materiil dan potensi korban jiwa masih belum diumumkan.
Insiden ini menjadi sorotan publik dan bisa mencoreng citra olahraga voli daerah jika tak segera ada penjelasan resmi.(Wartabanjar.com/feedgramindo/berbagai sumber)
editor: nur muhammad






