Video Evakuasi Jasad Korban Helikopter Hilang di Mantewe Viral, Baru 5 Jenazah Dievakuasi

“Jadi hasil datanya nanti akan gabungkan dan dicocokan dengan data tim rekonsiliasi. Setelqh itu kita bisa memberikan hasil identifikasi dari masing-masing korban,” lanjutnya.

Terkait waktu prosesnya, papar Yandiko, masih beluk dapat dipastikan atau relatif, tergantung dengan kondisi korbannya.

“Semakin cepat kita mencocokkan datanya, dan semakin cepat kita mendapatkan kecocokannya, maka semakin cepat juga kita dapat mengidentifikasi korban,” papar Yandiko.

“Dan apabila kerusakannya cukup tinggi sehingga prosesnya sulit, maka kita akan mencocokkannya dengan data yang sangat spesifik, yaitu DNA,” sambungnya.

Ia menuturkan, untuk proses identifikasi dengan menggunakan DNA ini juga tidak bisa dipastikan waktu prosesnya, tergantung dengan kondisi korban.

“Kalau kondisinya sudah ada pembusukan, kerusakan jaringan seperti terbakar yang cukup luas, mungkin akan makan waktu yang lebih lama, karena selnya harus dibiakkan lagi,” tuturnya.

“Kalau melihat dari foto yang didapat dari lapangan, untuk kesimpulan sementara korban mengalami kerusakan yang sedang, jadi tingkat kesulitannya itu mengarah sedang,” tambahnya.

Selain itu, kata Yandiko, karena ini juga menyangkut warga negara asing (WNA), pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak imigrasi untuk mempermudah proses penyelidikan.

“Tentu kita akan berkoordinasi dengan pihak imgrasi, karena 3 orang korban diantaranya yaitu WNA,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/iqnatius)

Editor Restu