WARTABANJAR.COM – China menggelar parade militer besar-besaran di Beijing, Rabu (3/9/2025), untuk memperingati 80 tahun berakhirnya penjajahan Jepang. Dalam pameran kekuatan itu, Negeri Tirai Bambu menampilkan sederet persenjataan mutakhir, mulai dari jet tempur siluman J-20 Mighty Dragon dan J-35, rudal hipersonik anti-kapal induk, drone tempur, kapal selam serta helikopter tanpa awak, sistem laser pertahanan udara, hingga rudal nuklir berjangkauan 15.000 kilometer yang diklaim mampu menjangkau seluruh belahan dunia.
Unjuk kekuatan tersebut sekaligus menjadi pernyataan simbolis bahwa China ingin menunjukkan dirinya sebagai kekuatan militer global yang siap menantang dominasi Barat, khususnya Amerika Serikat.
Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, sebelumnya bahkan mengungkapkan kekhawatiran bahwa negaranya mulai tertinggal dari China. Menurutnya, dalam sejumlah simulasi perang yang dilakukan Pentagon, pasukan AS selalu kalah. Ia mencontohkan, 15 rudal hipersonik China disebut mampu menenggelamkan 10 kapal induk Amerika hanya dalam 20 menit awal pertempuran.
Hegseth pun mendesak Washington segera memperkuat persenjataan militernya agar tidak semakin kalah bersaing dengan Beijing. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
#china #militer #amerikaserikat #wartabanjar

