VIDEO – MIRIS! Gas Air Mata di Dalam Negeri, Nasi Bungkus dari Luar Negeri


‎WARTABANJAR.COM – Lonjakan pesanan online dari luar negeri bukan sekadar cerita viral. Ia lahir di tengah jalanan Indonesia yang masih bergejolak akibat demonstrasi. Para driver ojol, yang selama ini jadi urat nadi mobilitas kota, ikut merasakan dampaknya, seperti  order yang menurun, akses jalan tersendat, bahkan risiko keamanan meningkat.

‎Dalam situasi seperti itu, gerakan “traktir ojol” datang sebagai kejutan. Dari Malaysia, Singapura, hingga Amerika Serikat, orang-orang memesan makanan dan minuman untuk dibagikan langsung ke driver. Bukan karena mereka kenal, tapi karena ada rasa solidaritas yang menembus batas negara.

‎Bagi para pengemudi, ini bukan sekadar nasi bungkus atau minuman ringan. Ini adalah tanda bahwa mereka tidak dilupakan. Di saat jalanan panas oleh teriakan massa dan gas air mata, ada perhatian yang membuat mereka menunduk haru.

‎Fenomena ini memberi pesan ganda. Pertama, bahwa ojol bukan hanya penyedia jasa, tapi bagian dari masyarakat yang ikut menanggung beban sosial politik. Ketika demonstrasi membuat kota macet dan ekonomi tersendat, mereka adalah salah satu yang paling terdampak. Kedua, bahwa solidaritas bisa lahir dari tempat paling jauh sekalipun.

‎Grab mencatat lonjakan order dari nomor asing. Angka itu penting secara bisnis. Tapi lebih penting lagi adalah makna di baliknya yaitu rasa terima kasih, simpati, dan kepedulian global kepada profesi yang sering dianggap sepele.

‎Pada akhirnya, gerakan traktir ojol ini bukan soal nasi bungkus atau segelas minuman. Namun menjadi simbol bahwa di tengah jalanan yang gaduh oleh demo, masih ada kepedulian yang menembus batas negara. Ironisnya, perhatian itu justru datang dari jauh, ketika di dalam negeri para driver sering dianggap angin lalu.

‎Solidaritas ini seharusnya membuka mata kita semua. Bahwa mereka yang bekerja keras di jalan, entah mengantar orang atau makanan, bukan sekadar pelengkap lalu lintas kota. Mereka adalah wajah riil dari rakyat kecil yang menanggung beban paling berat setiap kali situasi politik memanas.

‎Jika orang asing bisa peduli, bukankah seharusnya kita yang serumah justru lebih dulu menjaga mereka?(Wartabanjar.com/vri/berbagai sumber)

#viral #ojol #traktirojol #demo #wartabanjar