WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Tim nasional panahan Indonesia mendarat di Korea Selatan, Rabu (3/9), untuk mengikuti Hyundai Archery World Cup 2025 di Gwangju pada 5–12 September. Kedatangan skuad Merah Putih menarik perhatian karena ajang ini dianggap pemanasan menuju SEA Games 2025 di Thailand.
Perjalanan darat dari bandara Incheon menuju Gwangju ditempuh selama tiga jam. Indonesia mengirim 12 atlet, lima pelatih, serta satu ofisial untuk tampil di nomor recurve dan compound putra-putri.
Ketua Umum PB Perpani, Arsjad Rasjid, menekankan pentingnya event ini. “Kejuaraan Dunia di Gwangju bukan hanya ajang uji coba, tapi momentum membangun kesiapan menuju SEA Games 2025 dan Olimpiade Los Angeles 2028,” tuturnya melalui unggahan video federasi.
Pengamat olahraga, Dr. Eko Prabowo, menilai partisipasi di Korea menjadi langkah strategis. “Ajang ini jadi tolak ukur kekuatan panahan kita. Bila hasilnya positif, optimisme menuju SEA Games akan meningkat,” ungkapnya.







