Setelah informasi itu disebarkan, pencarian besar-besaran pun dilakukan oleh warga, dibantu oleh tim dari kepolisian, BPBD, Damkar, dan PMI Tala.
Salah satu warga yang menemukan korban, Rahmi, menuturkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi mengapung. “Jadi sidin larut tapi tekalang ringgi. Jadi larut sidin takapinggir,” jelas Rahmi.
Rahmi memperkirakan korban tenggelam saat sedang memasang ringgi, lalu jasadnya terbawa arus hingga ke tepian.
Lokasi penemuan yang berada di dekat jembatan RT 4 itu juga dikenal banyak terdapat ular, menambah dugaan bahwa korban bisa saja mengalami insiden lain.
Jenazah Yani ditemukan sekitar pukul 21.40 WITA dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk proses pemandian dan pemakaman.
Sampai saat ini pihak Polsek Pelaihari masih melakukan penyelidikan kasus tenggalamnya Korban tersebut. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu







