Sementara itu, Ketua TP PKK HST, Deni Era Yulyantie, menyampaikan apresiasi terhadap partisipasi sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman.
“Kami berharap melalui lomba ini tercipta lingkungan sekolah yang bersih, aman, dan sehat secara berkelanjutan, sekaligus membentuk karakter siswa yang peduli pada kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, Tim Verifikasi dari Biro Kesra Setda Provinsi Kalimantan Selatan, dr. Rinah Dharmawati, menegaskan bahwa tujuan utama verifikasi bukan hanya sekadar penilaian lomba, melainkan juga pembinaan terhadap pelaksanaan program UKS di sekolah.
“Program UKS meliputi pendidikan kesehatan, layanan kesehatan, hingga pembinaan lingkungan sekolah. Namun, itu semua tidak bisa berjalan tanpa manajemen yang baik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi,” ujarnya.
Dr. Rinah juga menekankan pentingnya pembiasaan hidup bersih yang konsisten.
“Misalnya, cuci tangan pakai sabun harus jadi kebiasaan sehari-hari, bukan hanya ketika ada penilaian. Dengan begitu, sekolah sehat akan benar-benar menciptakan generasi sehat sekaligus mendukung pencegahan stunting sejak dini,” tambahnya.
Kunjungan tim verifikasi ini ditutup dengan doa dan harapan agar SDN 1 Barabai Timur dan MTsN 6 HST bisa meraih hasil terbaik pada Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2025. (wartabanjar.com/Adew)
Editor Restu







