WARTABANJAR.COM, BARABAI - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) menyambut kedatangan Tim Verifikasi Lapangan Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2025 di SDN 1 Barabai Timur dan MTsN 6 Hulu Sungai Tengah, Rabu (3/9/2025). Kedatangan tim verifikasi ini disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) HST, Muhammad Yani, yang juga menjabat sebagai Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) HST. “Pertama, kami mengucapkan terima kasih kepada tim verifikasi Lomba Sekolah Sehat Provinsi Kalimantan Selatan yang telah berkenan hadir di Bumi Murakata. Kehadiran Bapak Ibu di sini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan sekolah sehat di daerah ini,” kata Muhammad Yani. Baca Juga BREAKING NEWS Helikopter Hilang di Mantewe Akhirnya Ditemukan, Ada Satu Jasad Ia juga menyampaikan apresiasi kepada SDN 1 Barabai Timur dan MTsN 6 HST yang dipercaya mewakili kabupaten dalam ajang tingkat provinsi tersebut. “Semoga prestasi ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan, serta bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Hulu Sungai Tengah,” ujarnya. Menurut Yani, pembiasaan hidup sehat di sekolah akan berdampak positif tidak hanya bagi siswa, tetapi juga keluarga dan masyarakat. Karena itu, sekolah harus menjadi pusat pembelajaran sekaligus teladan dalam menciptakan lingkungan sehat. Sementara itu, Ketua TP PKK HST, Deni Era Yulyantie, menyampaikan apresiasi terhadap partisipasi sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman. “Kami berharap melalui lomba ini tercipta lingkungan sekolah yang bersih, aman, dan sehat secara berkelanjutan, sekaligus membentuk karakter siswa yang peduli pada kesehatan,” ujarnya. Sementara itu, Tim Verifikasi dari Biro Kesra Setda Provinsi Kalimantan Selatan, dr. Rinah Dharmawati, menegaskan bahwa tujuan utama verifikasi bukan hanya sekadar penilaian lomba, melainkan juga pembinaan terhadap pelaksanaan program UKS di sekolah. “Program UKS meliputi pendidikan kesehatan, layanan kesehatan, hingga pembinaan lingkungan sekolah. Namun, itu semua tidak bisa berjalan tanpa manajemen yang baik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi,” ujarnya. Dr. Rinah juga menekankan pentingnya pembiasaan hidup bersih yang konsisten. “Misalnya, cuci tangan pakai sabun harus jadi kebiasaan sehari-hari, bukan hanya ketika ada penilaian. Dengan begitu, sekolah sehat akan benar-benar menciptakan generasi sehat sekaligus mendukung pencegahan stunting sejak dini,” tambahnya. Kunjungan tim verifikasi ini ditutup dengan doa dan harapan agar SDN 1 Barabai Timur dan MTsN 6 HST bisa meraih hasil terbaik pada Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2025. (wartabanjar.com/Adew) Editor Restu