WARTABANJAR.COM – Setelah Ikatan Nanag Galuh (INAGA) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Pawadahan Utuh Aluh Hulu Sungai Selatan juga menegaskan pernyataan sikap terkait kasus dugaan pelecehan seksual oleh salah satu anggota DPD RI Kalsel, MH.
Pernyataan sikap Pawadahan Utuh Aluh Hulu Sungai Selatan diunggah di akun instagram resmi.
Pawadahan Kabupaten/Kota, maka kami Pawadahan Utuh Aluh Hulu Sungai Selatan menyatakan sikap sebagai berikut:
Baca Juga
Praktisi Hukum Kalsel Desak Senator Hidayatullah Klarifikasi Isu Dugaan Pelecehan Seksual
1. Kami turut prihatin terhadap para pihak yang menjadi korban sekaligus menyampaikan kekecewaan atas peristiwa yang terjadi, yang berdampak langsung terhadap Nanang Galuh Kalimantan Selatan.
Kami menuntut agar permasalahan ini diselesaikan sesuai prosedur organisasi oleh lkatan Nanang Galuh Kalimantan Selatan (INAGA KALSEL) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Selatan, serta melalui proses hukum yang berlaku.
2. Kami mendesak Ikatan Nanang Galuh Kalimantan Selatan (INAGA KALSEL) agar segera mengambil langkah tegas untuk menjaga marwah organisasi, antara lain dengan menonaktifkan MH sebagai Ketua Umum INAGA KALSEL serta melaksanakan Musyawarah Luar Biasa Ikatan Nanang Galuh Kalimantan Selatan mengingat masa kepengurusan telah berakhir.
3. Kami dengan tegas menolak segala bentuk tindakan amoral maupun tindakan yang melanggar hukum, karena hal tersebut mencederai citra Nanang Galuh sebagai pemuda-pemudi Banua yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya Kalimantan Selatan.
