WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Ikatan Nanang Galuh (Inaga) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengeluarkan pernyataan resmi terkait dugaan pelecehan seksual oleh mantan Ketua Inaga dan juga anggota DPD RI Kalsel.
Melalui surat resmi di akun INAGA Kalsel mengeluarkan pernyataan sikap agar menjaga situasi agar tetap kondusif.
Berikut poin sikap Ikatan Nanang Galuh
Kalimantan Selatan:
Baca Juga
Gubernur Kalsel Batal Tinjau Langsung Pencarian Helikopter Hilang Kontak di Mantewe
1. Bahwa yang bersangkutan sudah tidak menjabat sebagai ketua INAGA Kalimantan Selatan karena masa jabatannya telah berakhir.
2. Bahwa INAGA Kalimantan Selatan sudah berusaha secara persuasif untuk menghubungi yang bersangkutan agar segera melakukan klarifikasi.
3. Bahwa INAGA Kalimantan Selatan mengecam keras atas segala tindakan pelecehan, terutama kepada perempuan.
4. Bahwa INAGA Kalimantan Selatan akan mengambil langkah tegas terkait kepengunisan dan keanggotaan yang bersangkutan apabila terbukti secara hukum telah melakukan tindak pidana pelecehan.
5. Babwa INAGA Kalimantan Selatan mendukung setiap langkalh hukum yang akan diambil oleh para korban dan akan menghomati segala proses hukun yang berlangsung.
“Demikian pemyataan ini kami sampaikan. Besar harapan kami agar semua pihak dapat menyikapi hal ini secara bijak, menjaga kondusivitas bersama, serta mempercayakan penyelesaian sepemuhnya kepada proses hukum yang berlaku.”
Seperti diketahui warganet banya digegerkan dengan pengakuan banyak korban dugaan pelecehan seksual oleh anggota DPD RI Kalsel.

