WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, merangsek ke posisi tujuh dunia usai merebut medali perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025 di Paris, Prancis, pekan lalu. Kenaikan ini mengakhiri paceklik medali tunggal putri Indonesia di ajang dunia sejak 2015.
Berdasarkan peringkat terbaru BWF, Selasa (2/9), Putri kini mengoleksi 69.200 poin. Ia menyalip rekan senegara Gregoria Mariska Tunjung (68.360 poin) dan wakil Jepang Tomoka Miyazaki (66.464 poin).
Dalam turnamen di Paris, Putri tampil luar biasa dengan menyingkirkan unggulan kedelapan Tomoka Miyazaki dan juara dunia 2019, Pusarla Venkata Sindhu. Meski langkahnya terhenti di semifinal usai kalah dari Akane Yamaguchi, raihan perunggu menjadi pencapaian bersejarah.
Legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti, menilai prestasi Putri harus dijaga dengan konsistensi. “Perunggu dunia ini momentum besar. Putri punya potensi untuk naik lebih tinggi jika bisa tampil stabil,” kata Susy, Selasa (2/9).
PBSI menyebutkan Putri akan melanjutkan kiprahnya di tur Asia dengan jadwal padat, mulai dari Hong Kong Open (9–14 September), China Masters (16–21 September), hingga Korea Open (23–28 September). (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar

