Pemekaran Kecamatan Pelaihari, Pemkab Tanah Laut Berencana Bentuk Kecamatan Baru di 2027
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Rencana pemekaran Kecamatan Pelaihari di Kabupaten Tanah Laut (Tala) terus dimatangkan.
Bupati Tala, H. Rahmat Trianto, bersama jajarannya meninjau langsung lokasi calon kantor kecamatan baru yang sebelumnya diwacanakan bernama Kecamatan Taruna Makmur.
Peninjauan ini dilakukan di lahan seluas lima hektare milik desa yang subur dengan tanaman kelapa sawit di Desa Sungai Riam.
Pemerintah daerah masih mengkaji ulang nama kecamatan dan titik lokasi pembangunan kantor tersebut agar kecamatan baru dapat dibentuk pada 2027 nanti, sebelum Pilkada serentak digelar.
"Apakah nanti namanya Kecamatan Sungai Riam atau Karang Taruna, yang jelas mencari nama yang punya ikon dari sejarah daerahnya," kata Bupati Tala.
Bupati menambahkan bahwa pemekaran ini merupakan respons terhadap pertumbuhan penduduk yang pesat di Tala.
Wilayah yang dipilih juga memiliki potensi besar, termasuk perkebunan dan pertambangan batu gunung.
"Secara jumlah penduduk dan penghasilan kecamatan baru ini sudah layak. Karena pula sudah dihitung minimal menjadi satu kecamatan itu seperti apa, salah satunya telah punya sepuluh desa dan satu kelurahan yang bergabung. Potensi di sini juga ada pertambangan batu gunung," pungkas Bupati.
Rencana pemekaran Kecamatan Pelaihari ini telah mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) saat Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Kalsel menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bersama DPRD Tala di Jakarta.
BACA JUGA: Lihat Parahnya Demonstrasi di Indonesia, Aurelie Moeremans Bersyukur Pernah Tolak Tawaran Masuk Parpol Gaji Ratusan Juta
Turut mendampingi Bupati adalah Wakil Bupati Tala Zazuli, Bagian Tata Pemerintahan, Bagian Hukum, Asisten, Camat Pelaihari, serta Kepala Desa Sungai Riam. (wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu