WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Gelombang unjuk rasa yang berujung anarkis di sejumlah daerah Indonesia pada akhir Agustus 2025 kini mulai mereda. Sorotan publik beralih pada upaya pemerintah mengembalikan stabilitas keamanan setelah kerusuhan.
Menko Polkam Budi Gunawan menyampaikan bahwa kondisi di banyak titik sudah relatif aman. Menurutnya, keberhasilan itu tercapai berkat kerja sama aparat, masyarakat, dan berbagai elemen dalam menjaga suasana tetap terkendali. Ia menambahkan, roda perekonomian di beberapa wilayah yang sempat terhambat kini berangsur pulih.
Dalam rapat kabinet bersama Presiden Prabowo Subianto, pemerintah merumuskan empat langkah strategis. Pertama, menyusun langkah terukur menghadapi potensi aksi anarkis. Kedua, mendorong diskusi di media sosial agar lebih sehat. Ketiga, mengajak tokoh agama serta tokoh masyarakat menyejukkan suasana. Keempat, menyiapkan perbantuan pasukan ke ibu kota jika diperlukan.
Pakar politik Universitas Gadjah Mada, Retno Susanti, menilai upaya pemerintah ini patut diapresiasi, tetapi tidak boleh berhenti pada retorika. “Ketertiban bukan hanya soal aparat mengamankan jalan, tapi juga membuka ruang aspirasi rakyat agar tidak meluap menjadi kerusuhan,” kata Retno, Senin (1/9).







