Polisi Tangkap 9 Terduga Penjarah Rumah Uya Kuya di Duren Sawit

Massa Merobohkan Pagar
Penjarahan di rumah Uya Kuya terjadi meski sebelumnya petugas Polsek Duren Sawit sudah mengimbau massa agar tidak melakukan tindak pidana. Namun, imbauan itu gagal karena jumlah massa terlalu besar.

“Polsek sudah mencoba lakukan imbauan, tapi tidak berhasil. Akhirnya dilaporkan kepada Kapolres dan langsung dilakukan penindakan oleh tim gabungan Reskrim dan Samapta,” kata Dicky.

Dalam sebuah video yang beredar, massa terlihat merobohkan pagar rumah Uya Kuya, lalu menerobos masuk hingga ke lantai dua dan menjarah barang-barang di dalamnya. Terdengar pula teriakan massa yang bersahut-sahutan, serta suara benda-benda pecah di dalam rumah.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena Uya Kuya sebelumnya sempat menuai kritik usai aksinya berjoget di Gedung MPR/DPR bersamaan dengan pengumuman kenaikan tunjangan anggota DPR, termasuk tunjangan rumah sebesar Rp50 juta per bulan.

Menanggapi hal itu, Uya Kuya menegaskan bahwa joget-joget tersebut tidak ada kaitannya dengan kenaikan tunjangan DPR. “Kami berjoget hanya mengikuti irama musik, untuk menghargai musisi yang tampil,” kata Uya dalam klarifikasinya.

Hingga kini polisi masih melakukan pengembangan kasus, serta menjaga kawasan sekitar kediaman Uya Kuya untuk mencegah aksi susulan. (Wartabanjar.com/Aar)

Editor: Andi Akbar