“Bila ada perbedaan pendapat, mari kita saling koreksi. InsyaAllah, segala sesuatunya akan bisa kita selesaikan dengan baik,” tutur Deni.
Tak lupa, ia juga memberikan apresiasi kepada pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan pelantikan.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Disporapar Kabupaten HST yang telah mendukung acara ini, serta semua pihak yang turut membantu hingga terlaksana dengan baik,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPD PAI Provinsi Kalsel, Arinda Dian Susanti, menyampaikan harapan agar kepengurusan baru bisa lebih mengembangkan dunia anggrek di HST. Menurutnya, potensi anggrek, khususnya spesies lokal di Pegunungan Meratus, sangat besar untuk dikembangkan baik dari sisi konservasi maupun nilai ekonomi.
“Dengan pengurus baru ini, visi PAI tentu akan lebih terasa. Kita bisa menjadikan anggrek spesies sebagai kekuatan, tidak hanya untuk pelestarian tetapi juga potensi ekonomi dan pariwisata. Bahkan bisa dibentuk kampung anggrek sebagai destinasi edukasi dan wisata,” ujarnya.
Arinda juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam melestarikan anggrek agar kecintaan terhadap tanaman ini tidak hanya berhenti di kalangan generasi senior.
“Kolaborasi dengan organisasi kepemudaan seperti KNPI adalah langkah baik. Harapannya, generasi muda bisa ikut mencintai dan menjaga kelestarian anggrek,” tegasnya.
Ia menambahkan, upaya pengembangan anggrek juga dapat mendukung sektor wisata di HST, terutama dengan memanfaatkan kekayaan anggrek khas Pegunungan Meratus.
“Banyak anggrek spesies unik yang bisa menjadi daya tarik wisatawan. Jika dikelola baik, HST bisa menjadi pusat anggrek yang dikenal luas,” tutup Arinda. (wartabanjar.com/Adew)
Editor: Andi Akbar







