WARTABANJAR.COM, MARABAHAN – Gerakan Pangan Murah (GPM) secara daring melalui zoom meeting digelar serentak di 7.285 kecamatan seluruh Indonesia, digelar di halaman Dinas Ketahanan Pangan Dan Perikanan (DKPP Batola), Sabtu (30/08).
Bupati Barito Kuala (Batola) H Bahrul Ilmi turut menghadiri kegiatan GPM yang digelar pemerintah bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di masyarakat.
Setiap titik pelaksanaan GPM, Bulog menyalurkan 7 ton beras, minyak goreng, dan gula yang siap dibeli masyarakat dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Penjualan (HAP).
Baca Juga
Rekayasa Lalu Lintas di Banjarmasin Saat Aksi Demo dan Jika Chaos
Adapun harga beras yang berlaku yaitu:
Wilayah Jawa, Lampung, dan Sumatera Selatan: Rp12.500/kg.
Wilayah Sumatera (di luar Lampung dan Sumatera Selatan): Rp13.100/kg.
Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Wilayah Sulawesi: Rp12.500/kg.
Nusa Tenggara Timur dan Wilayah Kalimantan: Rp13.100/kg.
Maluku, Maluku Utara, dan Wilayah Papua: Rp13.500/kg.
Sementara untuk gula dan minyak goreng dijual sesuai harga setempat.
Dalam rangka menyukseskan kegiatan GPM, pemerintah daerah diminta untuk memberikan dukungan penuh dengan berkoordinasi bersama Polres, Kodim, dan Bulog setempat terkait teknis pelaksanaan.
Selain itu, sosialisasi dan publikasi juga perlu dilakukan secara masif agar masyarakat dapat berpartisipasi aktif berbelanja di GPM.
Adapun biaya yang timbul, seperti ongkos angkut dari gudang Bulog hingga biaya operasional, ditutup dari selisih harga antara AF Gudang dan HET sesuai wilayah masing-masing.

