WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kabar transfer mengejutkan datang dari Belanda pada Sabtu malam. Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, dipastikan segera merapat ke klub Ligue 1 Prancis, Lille, setelah laga terakhirnya bersama NEC Nijmegen.
Langkah ini menjadi sorotan karena Lille rela mengeluarkan mahar sebesar 3 juta euro atau sekitar Rp56 miliar. Nilai itu dianggap istimewa, mengingat Verdonk baru saja memperpanjang kontraknya hingga 2028 bersama NEC, namun kepindahannya tetap disetujui.
NEC Nijmegen sejatinya telah memberikan ikatan kontrak jangka panjang kepada pemain keturunan Aceh tersebut. Akan tetapi, manajemen klub menerima tawaran Lille melalui jalur negosiasi langsung, meski sebelumnya regulasi internal mengedepankan proses rilis klausul kontrak. Kondisi inilah yang memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola Belanda.
Pengamat transfer sepak bola Eropa, Fabrizio Romano, menilai keputusan ini menunjukkan betapa besar kebutuhan Lille terhadap jasa Verdonk. “Mereka melihat Verdonk sebagai solusi jangka panjang di lini belakang. Namun, transfer ini juga menyingkap kelemahan manajemen NEC dalam menjaga pemain kuncinya,” kata Romano dalam keterangannya, Sabtu (30/8).







