Kronologi Kecelakaan Maut di Desa Tambang Ulang, Satu Pengendara Tewas
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Kecelakaan maut terjadi di Jalan A Yani, Desa Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.
Peristiwa tragis ini melibatkan dua sepeda motor dan sebuah truk trailer pada Rabu, 27 Agustus 2025, sekitar pukul 19.00 WITA.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun dari lokasi kejadian, kecelakaan berawal ketika sepeda motor Satria FU hitam tanpa plat nomor, yang dikendarai oleh Muhammad Hidayat, melaju kencang dari arah Pelaihari menuju Banjarmasin tanpa menyalakan lampu.
Baca Juga
Sambungan Jembatan Pulau Telo di Kapuas Bergoyang dan Abrasi, Warga Melintas Diimbau Waspada
Di saat yang sama, dari arah berlawanan, sepeda motor Honda Vario putih yang dikemudikan oleh Abdi Darmawan sedang berupaya mendahului sebuah truk trailer Hino hijau.
Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan hebat pun tak terhindarkan antara kedua sepeda motor tersebut.
Setelah benturan, pengendara Honda Vario, Abdi Darmawan, beserta sepeda motornya terpental ke sisi kiri jalan dan masuk ke kolong truk trailer yang baru saja disalipnya.
Akibat benturan keras tersebut, Abdi Darmawan mengalami luka parah di kepala dan dinyatakan meninggal di tempat.
Sementara itu, pengendara Satria FU, Muhammad Hidayat, menderita luka serius berupa retak tulang tengkorak, patah tulang tangan kanan, dan robek di lutut kiri.
Korban luka segera dilarikan ke RSUD Boedjasin untuk mendapat penanganan medis.
Pihak kepolisian dari Polres Tanah Laut telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mendalami penyebab pasti insiden tersebut.
Seluruh kendaraan yang terlibat kini telah diamankan sebagai barang bukti.
Kasat Lantas Polres Tanah Laut, Iptu Adhitya Rizki Ridhotomo, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyampaikan imbauan tegas kepada para pengguna jalan.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan. Patuhi aturan lalu lintas, gunakan kelengkapan kendaraan sesuai standar, dan selalu waspada terhadap kondisi sekitar. Jangan pernah menganggap remeh keselamatan diri sendiri dan orang lain."
"Kasus ini sedang kami tangani secara profesional.Seluruh pihak yang terlibat akan dimintai keterangan lebih lanjut. Kami berharap tragedi ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua agar lebih disiplin dan bertanggung jawab saat berkendara di jalan raya," tandasnya. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu