“Kami menghormati hak masyarakat sesuai ketentuan hukum. Dialog yang terbuka adalah kunci untuk membangun hubungan harmonis antara perusahaan dan warga,” tambahnya.
Sebelumnya, warga Antasan Bondan RT 17, Kelurahan Mantuil, menggelar aksi damai untuk menyuarakan aspirasi terkait kepedulian lingkungan dan sosial.
Aksi tersebut berlangsung tertib tanpa mengganggu jalannya operasional pelabuhan.
“Selama aksi, aktivitas bongkar muat maupun layanan kepelabuhanan tetap berjalan normal,” ungkapnya.
Kondisi ini memastikan iklim usaha di kawasan pelabuhan tetap aman dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (Wartabanjar.com/Ramadan)
Editor: Yayu







