IBL All Indonesian 2025 Jadi Ajang Pemanasan Timnas, “Kebangkitan Basket Lokal Terlihat Jelas”
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Turnamen IBL All Indonesian 2025 yang digelar di Jakarta pekan ini memunculkan antusiasme baru. Kompetisi mini yang hanya melibatkan pemain lokal itu bukan sekadar jeda musim, melainkan panggung penting untuk mematangkan skuat Timnas Basket jelang SEA Games Thailand Desember mendatang.
Sorotan muncul karena aturan SEA Games 2025 tidak memperbolehkan penggunaan pemain naturalisasi maupun keturunan. Kondisi ini membuat IBL All Indonesian 2025 jadi barometer nyata kekuatan asli basket Indonesia.
Perbasi menyebut turnamen ini sebagai wadah seleksi sekaligus pemanasan. “Ajang ini penting untuk memantau talenta muda, sekaligus menguji kesiapan pemain lokal menghadapi level internasional,” jelas Sekjen Perbasi, Nirmala Dewi.
Dewa United Banten menjadi kejutan setelah berani menurunkan mayoritas pemain muda dan sukses menyingkirkan Pelita Jaya dengan skor 71-63. “Strategi kami untuk regenerasi terbukti memberi dampak. Anak-anak muda mampu bangkit meski sempat tertinggal jauh,” terang manajer Dewa United, Zaki Iskandar.
Kini, final antara Dewa United Banten kontra Satria Muda Pertamina Bandung ditunggu penikmat basket nasional. Pertarungan ini diprediksi bukan hanya soal trofi, melainkan juga gambaran kekuatan murni pebasket lokal Indonesia. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar