”Alhamdulillah secara umum, kita melihat ada niat baik dari BPJN untuk menanggapi aspirasi masyarakat, terutama terkait dampak ekonomi dari proyek jembatan ini,” ujar Gusti Rizky, kepada awak media, Rabu (27/8/2025) siang.
Lebih lanjut, ia menyebut BPJN telah meminta izin untuk menyalurkan bantuan melalui koordinasi dengan kelurahan-kelurahan terdampak. Proses pendataan dan validasi akan dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
”Mereka akan memverifikasi siapa saja warga yang benar-benar terdampak, dan proses itu akan difasilitasi oleh para lurah di wilayah masing-masing,” jelasnya.
Gusti Rizky juga menyampaikan komunikasi antara BPJN dan pihak kelurahan telah terjalin di empat wilayah terdampak, yaitu Kelurahan Guntung Manggis, Guntung Payung, Loktabat Utara, dan Loktabat Selatan.
”Kami sudah sampaikan kepada perwakilan warga bahwa BPJN sudah mulai bergerak di tingkat kelurahan. Sekarang tinggal menunggu bagaimana pelaksanaan di lapangannya,” ucapnya.
Sehingga, Gusti Rizky menghimbau kepada masyarakat untuk bersabar, sebab proses validasi dan pendataan memerlukan waktu dan ketelitian.
”Kami ingin bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh warga yang layak menerima, agar tidak salah sasaran,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







