WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ranting RSUD Ulin Banjarmasin resmi menggelar Musyawarah ke-5 pada Sabtu (23/8), bertempat di Aula RSUD Ulin. Acara ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah baru kepemimpinan dan penguatan profesi bidan di era transformasi layanan kesehatan.
Dengan tema “Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti”, musyawarah dihadiri oleh jajaran pimpinan rumah sakit, pengurus IBI, dan lebih dari 100 bidan anggota ranting.
Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Diauddin, menegaskan pentingnya sinergi antara kepengurusan IBI dan manajemen rumah sakit.
“Kepemimpinan baru harus mampu memperkuat kolaborasi. Mayoritas tenaga kesehatan di RS Ulin adalah bidan, jadi profesionalisme dan pelayanan ikhlas sangat menentukan kualitas layanan rumah sakit,” ujarnya.
Ia juga menyoroti perlunya peningkatan kualitas SDM bidan, terutama bagi mereka yang belum menyelesaikan pendidikan profesi.
BACA JUGA:KRONOLOGI! Pria Bersenjata Parang Rampok Apotek di Martapura, Uang Rp300 Ribu Jadi Barang Bukti







