Informasi mengenai kondisi Satria disampaikan oleh mantan anggota TNI AD, Ruslan Buton, melalui sebuah video yang beredar pada Jumat (22/8/2025).
Ruslan menerima kabar dari Satria melalui pesan singkat. Dalam keterangannya, Satria mengungkapkan bahwa ia menjadi korban serangan mortir serta drone dan menderita luka di bagian kepala. Ia menambahkan bahwa proses evakuasi sedang dilakukan, meski kondisi di lapangan masih sulit dan penuh tekanan.
Lebih lanjut, Ruslan menyebut bahwa Satria meminta doa dari masyarakat Indonesia agar diberikan keselamatan. Ia juga berharap pemerintah dapat membantu memfasilitasi kepulangan Satria ke Tanah Air untuk kembali bersama keluarganya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
#satriaartakumbara #mantanprajurit #marinir #rusia #wartabanjar

