Sementara itu, Abdussyahid dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Provinsi Kalsel, memaparkan strategi implementasi KHA yang bisa langsung diaplikasikan oleh pemerintah daerah.
Plt. Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP3AP2KBPMD Balangan, Dian Dinilia, menekankan bahwa pelatihan ini menjadi momentum penting penguatan sinergi.
“Kegiatan ini bekal nyata agar Balangan siap melahirkan kebijakan dan program yang benar-benar berpihak pada kepentingan terbaik anak,” ungkapnya.
Dengan langkah strategis ini, Balangan kian mantap menyongsong predikat Kabupaten Layak Anak 2025.(Wartabanjar.com/Alfi)
editor: nur muhammad







