WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Pertarungan perebutan gelar kelas terbang interim WBA di Orlando, Amerika Serikat, Sabtu (23/8), diprediksi menyajikan drama menarik. Bukan sekadar duel perebutan sabuk, tapi juga benturan gaya bertinju yang kontras. WBA mencatat Angelino Cordova asal Venezuela membawa rekor 19 kemenangan (12 KO, 1 seri) tanpa kalah. Sementara Yankiel Rivera dari Puerto Rico masuk ring dengan catatan sempurna tujuh kemenangan (tiga KO), sekaligus menyandang status penantang nomor satu dunia. Cordova dikenal eksplosif dengan serangan kanan bertenaga, sedangkan Rivera mengandalkan kecepatan kaki, pertahanan solid, dan presisi pukulan. Catatan ini membuat WBA menilai laga keduanya bisa menjadi salah satu yang paling menegangkan tahun ini. Pakar tinju Karibia, Luis Morales, menyebut duel ini bisa jadi penentu arah masa depan kedua petarung. “Cordova membawa kekuatan, Rivera membawa keanggunan. Pertarungan ini adalah benturan generasi dan bisa mengubah peta divisi,” tutur Morales pada Rabu (20/8). Tim Rivera membalas bahwa mereka telah menyiapkan strategi khusus untuk meredam gaya agresif Cordova. “Kami tahu Cordova punya tenaga besar, tapi Rivera akan membalas dengan kecepatan dan perhitungan. Ia sudah siap,” ucap perwakilannya. Penggemar kini menantikan siapa yang akan pulang sebagai juara, dengan kemungkinan besar pemenang akan melangkah menuju perebutan gelar utama WBA. (Wartabanjar.com/berbagai sumber) Editor: Andi Akbar