Saat ditemukan, mobil pelaku sempat ditutupi dengan terpal untuk menyamarkan kondisi kerusakan. Namun polisi berhasil membongkar tipu daya itu.
Lebih lanjut, Aan mengungkapkan bahwa TZ berdalih melarikan diri karena takut dihakimi massa di lokasi kejadian. “Pelaku saat itu mengaku hendak mengikuti kegiatan penanaman pohon kelapa di Pantai Panjang. Tapi setelah menabrak korban, dia panik dan langsung kabur,” jelasnya.
Kini TZ resmi diamankan pihak kepolisian dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kasus tabrak lari yang melibatkan pejabat Pemkot ini sontak memicu amarah warga Bengkulu dan menuai kecaman di media sosial.(Wartabanjar.com/satujuang/detik/rakyatbengkulu/berbagai sumber)
editor: nur muhammad






