Lomba Estafet Tepung di Desa Pulantan Buat Warga Tertawa

Tantangannya, tepung tidak boleh tumpah terlalu banyak, dan tim tercepat dengan sisa tepung paling banyak akan keluar sebagai pemenang.

Keseruan lomba makin terasa karena setiap tim dituntut untuk kompak dalam memindahkan tepung. Jika satu orang saja tidak seirama, maka tepung mudah tumpah dan memperlambat laju permainan.

Kondisi ini membuat para peserta berusaha saling mendukung agar timnya bisa menjadi yang tercepat, sementara penonton terhibur melihat wajah-wajah penuh tepung yang semakin menambah meriah suasana.

Kepala Desa Pulantan, Supiadi, mengatakan lomba estafet tepung bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga sarat makna.

“Permainan ini membutuhkan kerja sama, kekompakan, dan saling percaya. Semangat gotong royong dan kebersamaan inilah yang menjadi cerminan nilai kemerdekaan. Kita bisa merdeka karena kebersamaan para pejuang, dan hari ini warga Pulantan meneruskan semangat itu lewat keceriaan,” ujarnya. (Wartabanjar.com/Alfi)

Editor Restu