Lapas di Kalsel Over Kapasitas, Kelebihan Hampir 5.000 Napi

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhidin juga menyoroti kondisi lapas di Kalimantan Selatan yang masih menghadapi masalah over kapasitas.

Saat ini, daya tampung lapas seharusnya hanya sekitar 4.382 orang, namun dihuni lebih dari 9.300 warga binaan.

Hal tersebut terungkap saat penyerahan remisi umum dan remisi dasawarsa kepada narapidana serta anak binaan di Lapas Kelas II B Banjarbaru, Minggu (17/8/2025).

Baca Juga

DETIK-DETIK MENEGANGKAN! Anggota Paskibraka Papua Barat Daya Hampir Terjatuh, Aksi Sigap Rekan Jadi Sorotan

“Dengan adanya remisi, setidaknya dapat membantu mengurangi beban jumlah penghuni, walau tetap diperlukan langkah-langkah strategis ke depannya,” jelasnya.

Sebanyak 6.780 warga binaan di Kalimantan Selatan menerima remisi dengan berbagai kategori, baik remisi umum, anak, maupun dasawarsa.

Khusus bagi narapidana penerima remisi yang langsung bebas, Pmeprov Kalsel akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan pendampingan dan pembinaan lanjutan.

Program pemberdayaan, pelatihan keterampilan di Balai Latihan Kerja (BLK), hingga dukungan usaha kecil menengah akan menjadi perhatian agar mantan warga binaan dapat mandiri dan kembali produktif.

Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan, aparat penegak hukum, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta semua pihak yang telah berperan dalam pembinaan narapidana dan anak binaan.

“Ini adalah tugas bersama, bukan hanya Kemenkumham, tetapi juga sinergi semua pihak agar pembinaan berjalan optimal,” tambahnya.

Baca Juga :   TP PKK Tanah Laut Terjang Lokasi Banjir di Kurau: Anak-Anak Jadi Perhatian Khusus

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca