Warga Tebing Siring Tutup Akses Jalur Truk, ini Alasannya

Ia juga menjamin bahwa pemutusan jalan ini tidak mengganggu aktivitas perkebunan, karena masih ada akses lain yang bisa digunakan.

Sejak jalan poros Tebing Siring diaspal oleh Pemkab Tanah Laut tahun lalu, truk-truk pengangkut batu gunung semakin sering melintas, siang maupun malam. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga akan rusaknya infrastruktur yang selama ini mereka perjuangkan.

“Jalan ini bukan hanya akses utama warga ke Kota Pelaihari untuk belanja atau menjual hasil bumi, tapi juga jalur pelajar menuju sekolah dan kampus. Kami tidak mau jalan ini cepat rusak,” tutup Mulyadi. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu