Proses pemadaman sempat terhambat akses jalan yang sempit. Meskipun pasokan air melimpah, konstruksi rumah berbahan kayu dan jarak antar bangunan yang rapat membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran serta total kerugian masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian dan pendataan Pemko Banjarmasin.
Kebakaran ini menjadi pengingat betapa rawannya kawasan padat penduduk terhadap bencana api, terutama di pemukiman dengan bangunan berbahan mudah terbakar.(Wartabanjar.com/Iqnatius)
editor: nur muhammad







