WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Luka Modrić akhirnya resmi bergabung dengan AC Milan musim panas ini setelah menyelesaikan 13 tahun penuh gemilang di Real Madrid. Gelandang berusia 39 tahun itu menandatangani kontrak satu tahun hingga Juni 2026, dengan opsi perpanjangan hingga 2027.
Pilihan nomor punggung 14 pun dipilih sebagai penghormatan kepada Johan Cruyff dan masa lalu indahnya di Tottenham Hotspur.
Modrić tumbuh sebagai penggemar fanatik AC Milan sejak era 1990-an di Kroasia, khususnya karena sosok idola Zvonimir Boban yang pernah memperkuat Rossoneri.
Ia bahkan pernah terlihat mengenakan jaket Milan masa kecilnya menandakan cinta yang melekat jauh sebelum kariernya melejit bersama Real Madrid.
Dalam wawancaranya dengan Milan TV, Modrić menyatakan tekadnya: “Saya datang ke Milan bukan untuk tim pas-pasan. Milan harus punya target juara dan bersaing dengan tim terbaik dunia.”
Ia memberi peringatan keras bahwa standar medioker tak bisa diterima lagi di San Siro. Lebih lanjut dia menegaskan bahwa di masa lalu, Milan pernah berada di level seperti posisi Real Madrid sekarang dan ia ingin mengembalikan kejayaan itu.
Direktur olahraga AC Milan, Igli Tare, mengungkap bahwa kehadiran Modrić bukan sekadar soal kualitas di lapangan. Ia dipercaya akan menjadi figur panutan untuk skuad muda Milan mentransfer mental juara dan disiplin ala Real Madrid ke dalam kultur klub.
Christian Pulisic bahkan menyebut Modrić sebagai aset berharga yang bisa membawa dampak positif di ruang ganti maupun pertandingan.

