Diterjang Cuaca Ekstrem, Tiga Rumah Warga dan Satu Gedung Olahraga di HST Rusak Parah
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Dua desa di Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), terdampak cuaca ekstrem yang terjadi pada Senin (4/8/2025) sekitar pukul 16.30 WITA.
Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan di Desa Sungai Buluh dan Desa Tungkap.
Penelusuran wartabanjar.com pada Selasa (5/8/2025) menemukan bahwa di Desa Sungai Buluh, tiga rumah warga mengalami kerusakan.
Baca Juga
Kronologi Penusukan di Jalan Pangeran Hidaytullah, Pelaku Ingin Menyalip Korban
Sementara di Desa Tungkap, satu unit Gedung Olahraga (GOR) milik desa roboh akibat terjangan angin kencang.
Sekretaris Desa Sungai Buluh, Nasir, membenarkan tiga rumah warga terdampak angin kencang, yakni milik Sahrin, Arbaiyah, dan Juhran.
“Rumah Sahrin rusak sekitar 25 persen, atap seng sebagian hilang. Rumah Arbaiyah rusak berat hingga 80 persen, atap hilang seluruhnya dan dinding pecah-pecah. Rumah Pak Juhran di RT 007 RW 003 bahkan tergeser dari lanting dan sebagian sudah terendam air. Hampir roboh,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tungkap, Abdillah, menyampaikan bahwa bangunan Gedung Olahraga desa yang terletak di RT 001 RW 001 juga mengalami kerusakan parah.
“Kondisinya hancur akibat diterjang angin kencang saat hujan deras,” ujarnya.
Menanggapi peristiwa ini, Kepala Pelaksana BPBD HST, Akhmad Apandi, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Fitriadinoor, mengatakan bahwa tim sudah diturunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen.
“Pasca kejadian, tim BPBD bersama Dinas Sosial telah melakukan pendataan dan penanganan awal,” ungkap Fitri.
Berdasarkan info dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa hingga tanggal 10 Agustus, wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) masih berpotensi mengalami angin kencang disertai hujan dan petir.
“Kemarin saat rapat koordinasi, kami mendapatkan informasi dari BMKG bahwa hasil deteksi alat menunjukkan adanya potensi angin kencang dan hujan petir di wilayah HST,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap angin kencang dan hujan intensitas tinggi yang dapat menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan bangunan,” tutupnya. (Adew)
Editor Restu