“Kondisinya hancur akibat diterjang angin kencang saat hujan deras,” ujarnya.
Menanggapi peristiwa ini, Kepala Pelaksana BPBD HST, Akhmad Apandi, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Fitriadinoor, mengatakan bahwa tim sudah diturunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen.
“Pasca kejadian, tim BPBD bersama Dinas Sosial telah melakukan pendataan dan penanganan awal,” ungkap Fitri.
Berdasarkan info dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa hingga tanggal 10 Agustus, wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) masih berpotensi mengalami angin kencang disertai hujan dan petir.
“Kemarin saat rapat koordinasi, kami mendapatkan informasi dari BMKG bahwa hasil deteksi alat menunjukkan adanya potensi angin kencang dan hujan petir di wilayah HST,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap angin kencang dan hujan intensitas tinggi yang dapat menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan bangunan,” tutupnya. (Adew)
Editor Restu







