Terkait akses jalan, Bustanul mengakui ada beberapa warga yang terganggu aktivitasnya. Namun, BPJN berkomitmen untuk segera menyiapkan jalan alternatif yang aman dan nyaman bagi warga.
”Untuk persoalan ekonomi, BPJN menjadwalkan pertemuan dengan masyarakat setempat besok, guna mencari solusi terbaik atas kerugian yang dialami para pelaku usaha kecil di sekitar proyek,” lanjutnya.
Saat ditanya terkait kemungkinan perubahan desain jembatan, Bustanul menegaskan struktur jembatan telah sesuai perencanaan teknis dan tidak akan diubah.
”Abutmen jembatan sudah terpasang, jadi tidak memungkinkan untuk dirombak. Semua konstruksi mengikuti standar teknis yang menjamin keamanan, termasuk soal elevasi dan kelandaian jalan,” jelasnya.
Meski begitu, ia memastikan proyek tetap memperhatikan kenyamanan warga, terutama dalam menjaga akses ke permukiman agar tetap bisa dilalui dengan baik.
Sehingga, Bustanul menyebut pembangunan dinding penahan arah Brimob masih menunggu hasil musyawarah dengan warga pada pertemuan berikutnya.
”Kita tetap lanjutkan pekerjaan di sisi arah Banjarbaru sembari menunggu hasil rembuk. Secara keseluruhan, pengerjaan proyek berjalan sesuai jadwal,” pungkasnya. (IKhsan)
Editor Restu







