OJK Catat Warga Indonesia Terbelit Utang Pinjol Per Juni 2025 Capai Rp83,5 T

Di sisi lain, utang pembiayaan dari perusahaan pembiayaan tercatat tumbuh 1,96 persen yoy per Juni 2025 menjadi Rp510,83 triliun.

Ini terutama didukung oleh pembiayaan investasi yang tumbuh sebesar 8,16 persen (yoy).

“Dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Financing/NPF) gross turun menjadi 2,57 persen pada Juni dari bulan sebelumnya 2,55 persen, sedangkan NPF net stabil di 0,88 persen,” bebernya, dikutip dari sejumlah sumber.

Sementara itu, gearing ratio perusahaan pembiayaan tercatat sebesar 2,24 kali, naik dari 2,20 kali di Mei, masih jauh di bawah batas maksimum yang ditetapkan, yakni 10 kali. (Yayu)

Editor: Yayu