Namun di balik kesibukannya itu, McGregor terus diterpa masalah hukum. Terbaru, bandingnya dalam kasus penyerangan seksual tahun 2018 ditolak pengadilan di Dublin, Irlandia, menambah daftar panjang kontroversi di luar arena.
Jika benar kembali ke UFC dan bertarung di White House Fight Night 2026, maka McGregor akan mencetak sejarah sebagai bagian dari pertarungan prestisius dalam rangka 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat. (berbagai sumber/aar)
Editor: Andi Akbar

