Selain sebagai alternatif yang ditunggu masyarakat, teknologi bersih dan efisien juga menjadi strategi penting dalam menjaga kualitas hidup dan kelestarian lingkungan.
“Electric Vehicle hadir sebagai solusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Ini juga sejalan dengan visi pembangunan Kalsel yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan,” tambahnya.
Gubernur berharap kehadiran kendaraan listrik ini mampu memberi dampak nyata, terutama dalam mengurangi polusi udara dan kebisingan di area bandara.
Ia juga menekankan bahwa inovasi ini akan meningkatkan kenyamanan dan pengalaman penumpang, serta memperkuat citra Bandara Syamsudin Noor sebagai pintu gerbang yang membanggakan Kalimantan Selatan.
“Semoga kerja sama baik ini terus berlanjut dan memberi manfaat besar bagi masyarakat Banua,” tutupnya. (MC Kalsel)
Editor Restu







