WARTABANJAR.COM – Dua wilayah berpotensi tinggi mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) adalah Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan.
Potensi karhutla diperkirakan meningkat drastis pada awal Agustus, dengan wilayah prioritas mencakup Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Berdasarkan analisis curah hujan dasarian (10 harian), sebagian besar wilayah Riau, Jambi, dan Kalimantan masih berada dalam kategori curah hujan rendah hingga awal Agustus.
Baca Juga
WASPADA! 10 Kawasan Indonesia ini Berpotensi Terkena Tsunami Gempa Rusia
Peta potensi kemudahan kebakaran (Fire Danger Rating System/FDRS) menunjukkan dominasi warna merah, yang menandakan tingkat kemudahan lahan untuk terbakar sangat tinggi.







