WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Dinas Perdagangan (Disdag) memastikan bahwa harga bahan pokok di wilayah Banua saat ini masih dalam kondisi stabil hingga akhir Juni 2025.
Diketahui angka inflasi tahun kalender tercatat hanya sebesar 1,42 persen, jauh di bawah ambang batas yang mengkhawatirkan.
“Alhamdulillah, kalau masalah harga bahan pokok di Banua kita Kalimantan Selatan hari ini masih aman karena masih di bawah 2 persen. Sehingga sampai bulan Juni 2025, inflasi tahun kalender itu hanya 1,42 persen. Artinya, makanan, minuman, ataupun lain-lainnya itu terkendali,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, saat ditemui dikantornya, Banjarmasin, Senin (28/07/2025).
Baca Juga
BREAKING NEWS, Gedung Rektorat ULM Banjarmasin Terbakar
Pihaknya mengakui sempat terjadi gejolak harga pada beberapa komoditas penting seperti LPG 3 kg dan bawang merah.
Seperti kenaikan harga LPG 3 kg terjadi karena keterlambatan distribusi selama libur panjang, yang dimanfaatkan oleh oknum spekulan untuk menaikkan harga secara tidak wajar.
“Itu dikarenakan ada penyebab hari libur panjang. Liburnya kemarin lebih dari 4 atau 5 hari, sehingga pengirimannya terkendala. Tapi Alhamdulillah hari ini sudah bisa teratasi karena kita ada komunikasi dengan pihak Pertamina. Mereka menyatakan ketersediaan gas aman di Banua kita Kalimantan Selatan,” jelasnya.
Sementara itu, harga bawang merah sempat mengalami lonjakan karena pasokan yang berasal dari luar daerah mengalami keterlambatan akibat cuaca buruk di jalur laut.
