WARTABANJAR.COM, TEHERAN – Teror mengerikan mengguncang Iran! Sebuah gedung pengadilan di Zahedan, Provinsi Sistan Baluchistan, diserang oleh sekelompok pria bersenjata, Sabtu (26/7/2025). Tak hanya aparat yang menjadi korban, seorang bayi berusia satu tahun turut meregang nyawa dalam insiden mengerikan ini.
Dilansir dari AFP dan media pemerintah Mizan Online, tiga pelaku penyerangan tewas di tempat, sementara lima orang lainnya – termasuk warga sipil – ikut menjadi korban jiwa. Sedikitnya 13 orang luka-luka, dan angka itu masih bisa bertambah seiring proses investigasi yang terus berjalan.
Granat Meledak di Tengah Gedung, Ibu dan Bayi Jadi Korban
Menurut Wakil Komandan Polisi Provinsi Sistan Baluchistan, Alireza Daliri, para pelaku menyerbu gedung pengadilan dengan menyamar sebagai pengunjung. Begitu berada di dalam, mereka langsung melemparkan granat ke ruang pengadilan, menimbulkan ledakan dahsyat yang menewaskan beberapa orang secara brutal.
BACA JUGA:Jantung Mati Dihidupkan Lagi! Inovasi Gila Dokter AS Selamatkan Bayi Lewat Transplantasi
“Seorang bayi dan ibunya termasuk di antara korban tewas,” ungkap Daliri dalam pernyataannya.
Tragedi ini menyisakan duka mendalam dan kemarahan publik, terlebih karena korban jiwa termasuk anak kecil tak berdosa.
Kelompok Jihadis Baloch Diduga Dalang Serangan
Menurut laporan media lokal Iran dan IRNA, serangan ini diklaim oleh kelompok jihadis Baloch yang berbasis di Pakistan namun aktif di wilayah perbatasan Iran. Pemerintah Iran secara resmi menyebut serangan ini sebagai aksi teroris, meski motif spesifiknya masih diselidiki.

