“Saya masih harus meningkatkan fokus di poin-poin akhir. Tadi saya banyak kehilangan poin setelah menyentuh angka 20. Ini bisa merugikan saya bila terjadi lagi,” tambahnya.
Kemenangan ini menjadi kemajuan signifikan bagi Jorji, yang pada turnamen sebelumnya di Jepang Open 2025 langsung terhenti di babak pertama. Turnamen China Open 2025 ini juga menandai comeback Jorji usai absen karena cedera pinggang.
Dengan hasil ini, Gregoria berhasil mengamankan satu tempat di babak delapan besar. Ia masih menunggu lawan antara dua tunggal putri tuan rumah, Yue Han atau Qian Xi Han, yang akan menjadi tantangan selanjutnya dalam perjalanannya menuju gelar juara. (berbagai sumber/aar)
Editor: Andi Akbar







