Peninjauan Lapangan dan Apresiasi Tim Juri
Proses penilaian tidak hanya terfokus di sekretariat PHBS.
Tim juri, yang diwakili oleh Desy, Fitti, Ira, dan Ellysa dari Dinas Kesehatan Provinsi, serta Ibu Juhairiyah dan Ibu Ida Sumiati dari TP. PKK Provinsi Kalsel, secara langsung meninjau rumah tangga warga, posyandu, taman bermain, hingga lokasi pengelolaan sampah.
Para ibu kader kesehatan dengan sigap mendampingi dan menjelaskan beragam program, termasuk pemanfaatan tanaman TOGA dan program bank sampah berbasis keluarga yang telah berjalan efektif.
Dra. Hj. Djuhairiah Djuhji, M.M. Kes, selaku Wakil Ketua Pokja IV TP PKK Provinsi Kalsel, mewakili tim penilai, melayangkan pujian atas dedikasi Desa Kayu Abang.
“Kami melihat ada semangat gotong royong dan komitmen dari seluruh elemen masyarakat. Ini adalah kunci keberhasilan PHBS yang berkelanjutan,” tegas Ibu Djuhairiah, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dalam mencapai tujuan kesehatan.
Acara penilaian ditutup dengan ramah tamah dan penyerahan cendera mata sebagai simbol apresiasi.
Diharapkan, upaya gigih Desa Kayu Abang ini tidak hanya berbuah manis dalam kompetisi, melainkan juga menjadi inspirasi dan percontohan bagi desa-desa lain di Kalimantan Selatan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan nyaman.
Turut hadir memberikan dukungan, mulai dari TP PKK Kabupaten Tanah Laut yang diwakili Pokja IV, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut, Camat Tambang Ulang beserta Ketua TP. PKK Kecamatan Tambang Ulang, Kabid PMD, Kabid Promkes, Kasubag, dan Petugas Promkes Puskesmas Tambang Ulang.(Gazali)
Editor Restu







