WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru yang berada di Balai Pelatihan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BPPKS) tengah menjalankan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak 14 Juli 2025. ‎ ‎Menurut Kepala Sekolah Rifki Hakim, kegiatan MPLS diisi dengan berbagai program seperti pengenalan karakter, lingkungan, dan kegiatan keakraban. "Alhamdulillah sampai hari ini semua berjalan lancar sesuai jadwal dan arahan dari pusat," ujarnya saat ditemui, Kamis (24/7/2025) sore. JEJAK KELAM Skandal Guru Besar ULM: dari 11 Orang Dicopot, Akreditasi Hancur, hingga 16 Diperiksa! ‎ ‎Selain itu, Sekolah ini turut memperingati Hari Anak Nasional dengan meriah. Lomba-lomba seru diadakan pagi hari, sementara siangnya anak-anak menampilkan berbagai pertunjukan bakat dalam acara talent show. ‎ ‎Rifki juga menyebut, program MPLS ini akan berakhir pada hari Jumat, dilanjutkan dengan kegiatan pengembangan diri dan ekstrakurikuler di hari Sabtu. Hari Minggu dijadwalkan sebagai hari kunjungan orang tua, sementara hari Senin dimulai program matrikulasi. ‎ ‎"Program matrikulasi ini penting karena latar belakang siswa kami sangat beragam. Ada yang sempat putus sekolah selama dua tahun, ada juga yang pernah belajar di jenjang SMA tapi berhenti. Bekal mereka berbeda-beda, jadi kami perlu menyamakan dasar pembelajaran terlebih dahulu," jelasnya. ‎ ‎Terkait sistem pembelajaran, Rifki menerangkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru ataupun Sekolah Rakyat pada umumnya, mengikuti pola sekolah reguler dari pukul 08.00 hingga 16.00. Namun, yang membuatnya unik adalah pengembangan ekstrakurikuler, pembelajaran vokasi sesuai minat siswa di sore hari, dan pendidikan karakter di malam hari. ‎ ‎"Setelah salat Ashar sampai Maghrib, anak-anak belajar vokasi. Lalu malam hari, mereka mengikuti kajian, sesi motivasi dan sesi curhat. Tujuannya membangun semangat hidup mereka, karena sebagian dari mereka berasal dari latar belakang yang cukup berat," imbuhnya. ‎ ‎Saat ini, Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru memiliki 125 siswa yang terdiri dari 50 siswa SMP (2 rombel) dan 75 siswa SMA (3 rombel). (IKhsan) Editor Restu