Meski terdapat 18 batang besi suai yang hilang, struktur jembatan saat ini dinilai masih bisa berfungsi dengan baik. Namun, sebagai langkah antisipatif, Dinas PUPR memastikan perbaikan dan penggantian akan segera dilakukan.
“Kami sudah koordinasi dengan kontraktor dan pihak terkait. Proses pergantian material memang butuh waktu dan anggaran, tapi ini jadi prioritas. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” tegas Yasin.
Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dan kontraktor yang cepat melaporkan kejadian ini ke pihak berwenang, termasuk kepolisian. Yasin mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah dibangun demi kepentingan bersama.
“Jembatan ini dibangun untuk memperlancar aktivitas warga dan menggerakkan ekonomi di kawasan Mantuil. Kami harap masyarakat ikut menjaga dan merawatnya,” imbaunya.
Dengan sinergi antara pemerintah, kontraktor, dan masyarakat, Dinas PUPR Kalsel optimistis Jembatan Mantuil 9 akan kembali dalam kondisi optimal dan terus memberi manfaat jangka panjang. (MC Kalsel)
Editor Restu







