“Tolong…!” Teriakan Terakhir Irwan Sebelum Tewas Terpanggang di Kios Terkunci Penjaringan

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Suara teriakan minta tolong dari seorang pemuda bernama Irwan (22) menjadi saksi bisu tragedi kebakaran maut yang melanda kawasan Muara Baru Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu pagi, 20 Juli 2025. Namun sayang, teriakan itu menjadi yang terakhir sebelum ia ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi hangus terbakar.

Irwan diketahui sedang berada di dalam kios tongseng milik ibunya, yang terkunci dari luar saat api mulai melahap kios. Sang ibu saat itu tengah keluar berbelanja, meninggalkan anaknya yang masih berada di dalam kamar kios.

“Korban ada di toko tongseng, dia anaknya yang punya. Ada di kamar, ibunya belanja dikunci dari luar,” ujar Dwi (51), tetangga kios korban.

Detik-detik Terakhir: “Kami Dengar Dia Teriak…”

Dwi yang mengelola kios udang tepat di sebelah kios Irwan, mengaku mendengar jeritan histeris korban dari dalam kios. Namun asap tebal dan kobaran api yang kian membesar membuat mereka tak bisa berbuat apa-apa.

BACA JUGA:Cuaca Panas Menyengat di Kalsel 21 Juli 2025: Cek Prakiraan Lengkap 13 Kabupaten/Kota di Sini!

“Waktu itu saya dengar dia teriak-teriak, tapi kami enggak bisa bantu karena asap tebal dan apinya makin besar,” kenangnya.

Sesaat kemudian, suara Irwan perlahan menghilang—tenggelam dalam kobaran api yang memusnahkan enam kios dan satu rumah.

Korsleting Listrik Diduga Jadi Biang Keladi

Menurut Kasi Operasional Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari salah satu kios, yang ternyata adalah kios tongseng milik keluarga korban.