Kalsel Berbangga, Geopark Meratus Resmi Berstatus UNESCO Global Geopark

WARTABANJAR.COM – Status bergengsi penetapan Geopark Meratus sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) membawa kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi Kalimantan Selatan.

Hal ini sebagai pijakan awal untuk memperkuat pengelolaan kawasan Meratus secara berkelanjutan.

Tenaga Ahli Gubernur Kalimantan Selatan sekaligus pencetus Geopark Meratus, Nurul Fajar Desira menegaskan, pengelolaan kawasan Meratus akan terus berorientasi pada tiga pilar utama UNESCO.

Baca Juga

Timnas Siap Tantang Raksasa Asia di Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Yaitu konservasi, pendidikan, dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.

“Penetapan sebagai UNESCO Global Geopark ini adalah langkah awal bersama untuk menjaga kelestarian warisan geologi, alam, dan budaya, sekaligus mendorong manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat,” ujarnya.

Menurut Fajar, harapan besar Pemerintah Provinsi adalah agar status UGGp benar-benar membawa implikasi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Banua.

“Kami ingin masyarakat merasakan manfaat langsung melalui peningkatan ekonomi, misalnya lewat pengembangan produk lokal, jasa wisata berbasis alam dan budaya, hingga atraksi budaya yang lebih dikenal luas. Selain itu, masyarakat Banua diharapkan semakin mengenal nilai historis dan kebanggaan terhadap kekayaan alam dan budaya kita sendiri,” jelasnya.

Sejalan dengan pedoman UNESCO, pengelolaan kawasan Geopark Meratus ke depan tidak lepas dari evaluasi berkelanjutan. UNESCO dijadwalkan melakukan revalidasi pada tahun 2028 untuk menilai apakah pengelolaan kawasan berjalan sesuai standar.