Hingga Kamis sore, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini. Identitas korban belum diumumkan secara resmi karena masih menunggu konfirmasi dari pihak keluarga.
Tragedi ini memicu gelombang duka di media sosial. Sejumlah warganet menyampaikan belasungkawa, terutama dari kalangan yang mengenal korban semasa sekolah.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun… tidak menyangka, kawan lama saat sekolah dulu,” tulis salah satu akun.
“Yaa Allah… semoga keluarga diberikan ketabahan dan almarhum husnul khatimah,” komentar lainnya.
Beberapa warganet juga menyoroti pentingnya keselamatan di jalan, khususnya bagi kendaraan besar yang berhenti di bahu jalan.
“Kalau parkir, nyalakan lampu hazard, beri tanda, dan jangan sembarangan berhenti. Ini nyawa taruhannya,” tulis seorang pengguna Instagram.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan penerapan standar keselamatan di jalan raya, terutama pada jalur-jalur utama dengan lalu lintas padat.(Wartabanjar.com/peristiwabanua/berbagai sumber)
editor: nur muhammad

