WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Cedera Ole Romeny yang kini fokus pemulihan usai menjalani operasi membuat lini depan Timnas Indonesia goyah jelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada 8–14 Oktober 2025. Penyerang naturalisasi ini jadi mesin gol Garuda, mencetak 3 gol hanya dalam 4 penampilan.
Erick Thohir dan PSSI Siap Hadapi Situasi
Ketua umum PSSI Erick Thohir menegaskan, absennya Romeny sejak Juli–September 2025 sudah terbayang. Namun, peluang fit pada Oktober masih “akan kita lihat”. PSSI menyerukan dukungan moral dan menekankan regenerasi sebagai bagian tak terelakkan.
Kandidat Pengganti Romeny Muncul
Beberapa nama kini jadi fokus: Ragnar Oratmangoen (11 caps, 2 gol), Stefano Lilipaly (32 caps, 3 gol), Rafael Struick (23 caps, 1 gol plus 3 gol di U23), dan Ramadhan Sananta (13 caps, 5 gol). Statistik mereka menunjukkan potensi kontribusi nyata bagi tim senior.
Fokus Pada Ragnar dan Lilipaly
Ragnar Oratmangoen kini menjadi favorit pelatih. Dia sudah mencetak gol debut melawan Vietnam dan memberi assist melawan Arab Saudi. Stefano Lilipaly yang sempat dilepas saat era Shin Tae-yong, kini kembali mendapat panggilan Patrick Kluivert dan bisa dimainkan sebagai penyerang tengah.
Kebangkitan Rafael Struick dan Sananta
Rafael Struick kembali tajam bersama Dewa United di Liga 1, menghidupkan kembali potensinya sebagai opsi serang. Sementara Ramadhan Sananta, meski kini di Liga Super Malaysia bersama DPMM FC, punya insting mencetak gol yang mumpuni dengan koleksi 5 gol di timnas senior.







